Perkuat Pelestarian Budaya, Menteri Kebudayaan RI Kunjungi Benteng Kuto Besak

Palembang, 11 September 2026 — Upaya memperkuat pelestarian warisan sejarah dan kebudayaan di Kota Palembang terus mendapat perhatian dari Pemerintah. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., ke kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Jumat (11/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Kebudayaan RI didampingi Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, S.STP., M.Si., bersama jajaran.

Kunjungan diawali dengan peninjauan kawasan Benteng Kuto Besak, khususnya bagian bastion yang menjadi salah satu elemen penting dalam struktur benteng sekaligus bagian dari kawasan bersejarah Kota Palembang.

Benteng Kuto Besak memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat serta menjadi salah satu ikon penting Kota Palembang. Keberadaannya tidak hanya menjadi bagian dari identitas sejarah masyarakat Palembang, tetapi juga memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya.

Peninjauan Menteri Kebudayaan RI tersebut menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi dan potensi kawasan bersejarah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya pelindungan, pelestarian, pemanfaatan, dan pengembangan warisan budaya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, turut mendukung penguatan kawasan bersejarah sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berbasis budaya di Kota Palembang. Pelestarian warisan budaya dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga identitas kota sekaligus memperkenalkan sejarah Palembang kepada generasi mendatang dan wisatawan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan Pemerintah Kota Palembang dapat semakin kuat dalam menjaga keberadaan situs-situs bersejarah serta mengembangkan potensi budaya Palembang secara berkelanjutan.

Benteng Kuto Besak bukan sekadar bangunan bersejarah, tetapi merupakan bagian dari identitas dan perjalanan panjang Kota Palembang. Upaya menjaga dan melestarikannya menjadi tanggung jawab bersama agar nilai sejarah dan budaya tersebut tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutn

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait